Bangkit dari Kevakuman, DPD MATRA Lamongan Siap Hidupkan Kembali Semangat Pelestarian Budaya
Lamongan, Inklusinews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Kabupaten Lamongan memasuki babak baru dalam perjalanan organisasinya. Pergantian kepengurusan yang akan berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) di Pendopo Lokatantra Lamongan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran MATRA sebagai organisasi yang bergerak di bidang pelestarian adat, budaya, tradisi, dan sejarah Nusantara.
Regenerasi kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya menjadi pergantian struktur organisasi, tetapi juga membawa semangat baru dalam memperluas kiprah MATRA di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya.
Kepemimpinan DPD MATRA Lamongan periode 2026–2031 akan dipimpin oleh Drs. M. S. Heruwidi, M.M. (KRTH Sumbodo Kusumo Citraningrat). Sebelumnya, ia menerima surat mandat dari DPW MATRA Jawa Timur yang diserahkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi selaku Pelindung dan Pembina pada 15 Juni 2026.
Pelantikan pengurus baru sekaligus menandai berakhirnya masa kevakuman organisasi setelah kepengurusan sebelumnya yang dipimpin R.Tg. Harun Setiawan Dirjo Kusumo dikukuhkan oleh Ketua DPW MATRA Jawa Timur, K.P. Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro (Kanjeng Abi), pada 3 Desember 2023.
Kehadiran M.S. Heruwidi sebagai nahkoda baru mendapat sambutan positif dari kalangan pegiat budaya, seniman, pemerhati sejarah, hingga tokoh adat di Lamongan. Mereka menilai pengalaman dan kapasitas kepemimpinannya menjadi modal penting untuk membawa MATRA semakin aktif dalam menjaga identitas budaya daerah.
Pengamat budaya Lamongan, Mas Arie Groyok, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya yang menjadi jati diri organisasi.
“Semoga Ketua Umum baru DPD MATRA Lamongan mampu menjadi penghubung antara warisan masa lalu dan arah masa depan, sehingga budaya tetap lestari sekaligus relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya. Jumat, (31/07/2026).
Komitmen tersebut mulai terlihat melalui keikutsertaan DPD MATRA Lamongan dalam Festival Lamongan Tempo Doeloe (LTD) 2026. Dalam ajang tersebut, MATRA menghadirkan stan yang menampilkan berbagai koleksi benda bersejarah dan budaya yang berhasil menarik perhatian masyarakat. Partisipasi tersebut bahkan mendapat apresiasi dari Bupati Lamongan maupun panitia sebagai salah satu peserta pendatang baru yang aktif mengenalkan kekayaan budaya daerah.
Ke depan, berbagai program pelestarian adat, budaya, tradisi, serta edukasi sejarah telah dipersiapkan untuk dijalankan oleh kepengurusan baru. MATRA juga menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan yang tetap berpijak pada pelestarian nilai-nilai budaya Nusantara.
Ketua DPD MATRA Lamongan terpilih, M.S. Heruwidi, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan mengedepankan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat budaya, komunitas adat, pelaku seni, dan pemerintah daerah.
“Kami ingin menghadirkan semangat kerja baru yang mampu memperkuat komunikasi antara masyarakat adat, pegiat budaya, dan pemerintah. MATRA akan terus mendukung pembangunan nasional yang berjalan selaras dengan upaya menjaga serta melestarikan warisan budaya bangsa,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru, DPD MATRA Lamongan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya di Kabupaten Lamongan sekaligus memperkuat eksistensi organisasi sebagai rumah besar bagi masyarakat adat, tradisi, dan budaya Nusantara. (Red)


