Kodim 0812/Lamongan Kenalkan Wawasan Kebangsaan dan Rekrutmen TNI di SMAN 1 Ngimbang
Lamongan, Inklusinews.com — Kodim 0812/Lamongan terus berkomitmen membina karakter generasi muda dan menjaring calon-calon prajurit berkualitas melalui kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta Sosialisasi Penerimaan Calon Prajurit TNI. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Letda Caj (K) Yusmita dan diikuti oleh 50 siswa-siswi SMA Negeri 1 Ngimbang yang berlangsung di Ruang Serbaguna SMAN 1 Ngimbang. Kamis, (13/08/2026).
​Dalam pemaparannya, Letda Caj (K) Yusmita menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sejak dini di tengah dinamika perkembangan zaman dan tantangan era digital.
​”Generasi muda merupakan benteng utama bangsa di masa depan. Melalui materi Wawasan Kebangsaan ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta jiwa patriotisme agar para siswa memiliki arah dan benteng moral yang kuat dalam meraih cita-cita,” ujar Letda Caj (K) Yusmita.

​Selain pembekalan wawasan kebangsaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tata cara dan persyaratan pendaftaran prajurit TNI, baik jalur Taruna/Taruni AKMIL, Bintara, maupun Tamtama. Para siswa diberikan penjelasan secara komprehensif mengenai mekanisme seleksi, mulai dari persyaratan administrasi, kesehatan, jasmani, hingga kesiapan mental dan akademis.
​Pihak Kodim 0812/Lamongan juga menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen TNI dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya alias gratis. Para siswa diimbau untuk mempersiapkan diri sedini mungkin dan tidak mudah tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan.
​Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan saat sesi tanya jawab berlangsung, khususnya mengenai kiat-kiat fisik dan kesehatan untuk menembus seleksi TNI.​Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Ngimbang tidak hanya semakin memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh, tetapi juga termotivasi untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur kemiliteran. (Red)


