Ponpes Al Fattah Teguhkan Komitmen Pendidikan Islam dan Ke-NU-an
Lamongan, Inklusinews.com – Pondok Pesantren Al Fattah Siman, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, menggelar peringatan Milad ke-84 Pondok Pesantren Al Fattah sekaligus Haul ke-35 pendirinya, KH Abdul Fattah, pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama pondok pesantren tersebut dihadiri ribuan santri, alumni, tokoh agama, akademisi, serta pejabat pemerintah dari berbagai daerah.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, Camat Sekaran Kurniawan, serta para dzuriyah Pondok Pesantren Al Fattah seperti KH Abdul Muhit, KH Makmun, Gus Afif, dan Gus Gindara.
Dalam sambutannya, perwakilan Yayasan Pondok Pesantren Al Fattah, KH H. Roni Syakroni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan haul yang telah berlangsung selama sepekan.
“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan, jamaah, alumni, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian Haul Mbah KH Abdul Fattah. Ada dua warisan besar yang harus terus kita jaga, yaitu keberlangsungan pondok pesantren sebagai pusat pendidikan dan dakwah, serta komitmen untuk tetap menjaga dan membesarkan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan KH Abdul Fattah harus terus menjadi pedoman bagi generasi penerus dalam mengembangkan pendidikan Islam yang moderat dan berakhlakul karimah.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Al Fattah telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan sumber daya manusia dan pendidikan keagamaan di Kabupaten Lamongan selama puluhan tahun.
“Delapan puluh empat tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Pondok Pesantren Al Fattah telah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media sosial, hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pesantren tetap menjadi benteng utama dalam membentuk karakter, moral, serta keimanan generasi muda,” kata Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran Program Pendidikan Agama Islam di Kampus Bilfat sebagai salah satu upaya memperkuat peran pesantren dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman.
Peringatan Milad ke-84 dan Haul ke-35 KH Abdul Fattah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi momentum mengenang jasa para pendiri pondok pesantren, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara santri, alumni, masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan pendidikan Islam di Lamongan. (Red)


