Perkuat Kompetensi Aparatur Desa, 434 Kepala Desa Belajar di Universitas Indonesia
Jakarta, Inklusinews.com – Sebanyak 434 kepala desa dari seluruh Indonesia mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Dalam Negeri dalam meningkatkan kapasitas kepala desa melalui pembelajaran akademik, diseminasi praktik baik, pengembangan inovasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa agar semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat desa.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi dari akademisi Universitas Indonesia, pejabat Kementerian Dalam Negeri, serta para praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidang pemerintahan desa, kepemimpinan, pembangunan, pelayanan publik, transformasi digital, hingga pengembangan ekonomi desa.
Salah satu peserta yang mewakili Kabupaten Lamongan adalah Angely Emitasari, SE, Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame. Keikutsertaannya diharapkan mampu membawa berbagai inovasi dan pengalaman baru untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Desa Kedungkumpul.
Menurut Angely Emitasari, SE, kesempatan mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para kepala desa untuk terus meningkatkan kompetensi dan wawasan.
“Program ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami para kepala desa untuk belajar langsung dari para akademisi dan praktisi. Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai tata kelola pemerintahan desa, inovasi pelayanan publik, serta strategi pembangunan desa yang berkelanjutan. Ilmu yang kami peroleh nantinya akan kami terapkan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempercepat kemajuan Desa Kedungkumpul,” ujar Angely. Senin, (29/06/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri yang telah menghadirkan program peningkatan kapasitas tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pemerintahan Desa yang telah memberikan kesempatan kepada para kepala desa untuk terus belajar. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia menjadi langkah positif dalam menciptakan kepala desa yang semakin profesional, inovatif, dan berintegritas,” tambahnya.
Melalui program ini, pemerintah berharap lahir pemimpin-pemimpin desa yang mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta mendorong pembangunan desa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia aparatur desa yang unggul sebagai fondasi utama mewujudkan pembangunan nasional dari desa.
Dengan semangat “Desa Kuat, Indonesia Maju”, para kepala desa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi desa masing-masing sekaligus memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan Indonesia. (Red/F2)


