Desa Kedungkumpul Gelar Sedekah Bumi, Hadirkan Campursari hingga Tayub
Lamongan, Inklusinews.com — Pemerintah Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, akan menggelar kegiatan Pesta Rakyat Sedekah Bumi pada 15 hingga 20 Mei 2026. Kegiatan tahunan tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus upaya menjaga budaya dan mempererat kerukunan warga.
Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, menyampaikan bahwa kegiatan Sedekah Bumi bukan sekadar hiburan rakyat, namun juga sarana memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan masyarakat desa.
“Dengan penuh rasa syukur, kita bersatu merawat bumi, mempererat silaturahmi, dan meraih keberkahan untuk Desa Kedungkumpul tercinta,” demikian kata Kades Anggel. Kamis, 7 Mei 2026.
Mengusung tema Guyub-Rukun Mbangun Desa Nguri-uri Budaya, rangkaian acara akan diisi berbagai hiburan tradisional dan pertunjukan seni yang melibatkan masyarakat serta pelaku seni lokal.
“Kegiatan akan dimulai pada 15 Mei 2026 dengan hiburan siang dan malam menampilkan Campur Sari Erik Wijaya dan sholawat. Selanjutnya pada 16 Mei 2026 digelar pengajian Gus Iqdam disertai penampilan Emitha Music,” Katanya.

Lebih lanjut, Kades Anggel, “Pada 17 Mei 2026, masyarakat akan disuguhkan hiburan Campur Sari Adi Wijaya. Kemudian tanggal 19 Mei 2026 menghadirkan grup Jawala Indonesia. Puncak acara pada 20 Mei 2026 akan ditutup dengan hiburan tayub bersama Langen Tayub Marco Laras.”
Tradisi Sedekah Bumi sendiri merupakan budaya turun-temurun masyarakat Jawa yang masih lestari di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Lamongan. Selain menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Pemerintah desa berharap pelaksanaan Pesta Rakyat Sedekah Bumi tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya lokal dan kebersamaan masyarakat Desa Kedungkumpul. Salam Bela Negara,” pungkas Angell. (F2/Red)


